Bedah Lagu Part 1

Mudah Saja by Sheila On Seven

Tuhan
Aku berjalan menyusuri malam
Setelah patah hatiku
Aku bedoa semoga saja
Ini terbaik untuknya

Dia bilang
Kau harus bisa seperti aku
Yang sudah biarlah sudah

Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja.. Cintamu seperti cintaku

Selang waktu berjalan kau kembali datang
Tanyakan keadaanku

Ku bilang
Kau tak berhak tanyakan hidupku
Membuatku semakin terluka

Mantan Kekasihku by Lyla

Aku terpaksa menangis
aku terpaksa merintih
cahayaku semakin redup
memilukan…

Reff 1:
kau masih bisa ku lihat..
suaramu masih ku dengar..
namun kenyataan ini, mengharukan…
seseorang disana telah memilikimu
aku kan berdosa bila merindukanmu

Reff 2:
oh mantan kekasihku…
jangan kau lupakan aku…
bila suatu saat nanti kau merindukanku…,
datang…(cepat) datang padaku

Reff 1:
Reff 2:

hoou…
hey..hey..hey…

Day 5 : [materi] the biggest fertilizer company in the world

Bontang, 14 Juni 2009

@Home

Hmm, sesuai janji gw kemarin.. kali ini gw bakal ceritain apasih itu PT.Pupuk Kalimantan Timur, gimana proses yang ada di sana? walaupun lebih ke arah tekkim kalo cuma bahas introductory nya…So, siapkan kopi Anda di Sunday Morning ini !!

PT. Pupuk Kalimatan Timur adalah sebuah perusahaan pengelola pabrik pupuk terbesar di dunia. Kapasitas produksinya hingga saat ini mencapai 1,85 juta ton pupuk amoniak dan 2,98 juta ton pupuk urea per tahunnya. Kenapa bisa begitu besar? karena PT.Pupuk Kaltim memiliki 5 buah pabrik, yaitu pabrik Kaltim-1, Kaltim-2, Kaltim-3, Kaltim-4, dan POPKA. Rencananya pada tahun 2010 akan mulai dilakukan pembuatan pabrik Kaltim-5, yang akan semakin mengukuhkan PKT menjadi pabrik pupuk terbesar di dunia dalam satu lokasi. Berikut ini adalah data dari setiap pabrik.

Kaltim-1

Kapasitas Produksi

Urea: 700.000 ton/tahun

Amoniak: 595.000 ton/tahun

Pabrik Kaltim-1 yang merupakan pengalihan pabrik pupuk terapung, diresmikan tanggal 29 Oktober 1984. Pabrik ini menggunakan proses Lurgi untuk amoniak dan Stamicarbon untuk urea.

pabrik1

Kaltim-2

Kapasitas Produksi

Urea: 570.000 ton/tahun

Amoniak: 595.000 ton/tahun

Pabrik Kaltim-2 diresmikan bersamaan dengan Kaltim-1 dan menggunakan proses Kellogg untuk amoniak serta Stamicarbon untuk urea.

pabrik2

Kaltim-3

Kapasitas Produksi

Urea: 570.000 ton/tahun

Amoniak: 330.000 ton/tahun

Pabrik Kaltim-3 diresmikan pada tanggal 4 April 1989. Pabrik dengan teknologi hemat energi ini menggunakan proses Haldor Topsoe untuk amoniak dan Stamicarbon untuk urea.

pabrik3

Kaltim-4

Kapasitas Produksi

Urea: 570.000 ton/tahun

Amoniak: 330.000 ton/tahun

Unit urea Pabrik Kaltim-4 diresmikan pada tanggal 3 Juli 2002 dan unit amoniak Kaltim-4 diresmikan oleh Presiden RI pada tanggal 31 Mei 2004. Kaltim-4 juga memproduksi urea granule. Pabrik ini menggunakan proses Haldor Topsoe untuk amoniak dan Snamprogetti untuk urea.

pabrik4

POPKA

Kapasitas Produksi

Urea: 570.000 ton/tahun

Proyek Optimalisasi Pupuk Kaltim (POPKA) hanya memproduksi Urea merupakan proyek optimasi Kaltim yang diresmikan pada tanggal 7 Juli 1999. POPKA merupakan pabrik urea granule pertama di Indonesia dengan menggunakan proses Stamicarbon untuk urea.

pabrik5

Mengenai sistem kontrol yang digunakan pada setiap pabrik berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh pembangunan setiap pabrik waktunya berbeda. Tentunya pabrik yang memiliki sistem kontrol terbaru, yaitu pabrik Kaltim-4 dan POPKA. Keseluruhan pabrik telah menggunakan DCS (Distributed Control System) untuk mengendalikan proses dan Integrasi Listrik ( buat anak Power : PKT mempunyai pembangkit listrik sendiri, yaitu pembangkit listrik tenaga gas alam dan pembangkit listrik tenaga uap. Rencananya taun depan akan dibangun pembangkit listrik tenaga batubara. kapasitasnya cukup besar,yaitu sekitar 38 MW dan sistem penglistrikan seluruh pabrik telah terintegrasi dengan menggunakan DCS [pada tahun2008] ).

Untuk pabrik Kaltim-3 dan Kaltim-2 masih menggunakan sistem kontrol pneumatic. Jadi untuk menggerakkan valve, dll dari control room media yang digunakan adalah tekanan udara. Pneumatic ini walaupun memiliki akurasi cukup tinggi (error sekitar 0,01%) tetapi responnya cukup lambat jika dibandingkan dengan teknologi terbaru dengan menggunakan penghantar listrik (4 mA-20 mA). Pabrik Kaltim-1 adalah pabrik kapasitas produksi terbesar dengan efisiensi rendah karena sudah tua. Sistem kontrol pada pabrik ini dalam tahap peremajaan, jadi gabungan antara DCS, PLC, dan pneumatic.

Read more »

Day 4 : Pabrik PKT undercover

Bontang, 12 Juni 2009

@Home


Hai, ktemu lagi dengan saya… =) aduh admin nya rese banget, masa mesti di kasi read more mulai sekarang. Kan jadinya kalo mo liat foto2 gw jadi kelamaan, hehe !!

Hari kamis kemarin akhirnya sesuatu yang kami tunggu-tunggu telah jadi, apakah itu? yang pasti adalah badge untuk masuk ke pabrik. Sebelum nya gw pengen jelasin. Jadi PT. Pupuk Kaltim itu dibagi menjadi beberapa zona. Zona lingkar paling luar, zona plant site, dan zona pabrik. Selama ini dari hari Minggu, kami hanya bisa sampai zona plant site saja. mesti menggunakan ijin khusus untuk bisa masuk zona pabrik karena tidak bisa orang sembarang yang masuk ke sana (berarti kita orang luar biasa, haha)

Ini dia skrisut badge gw

1

Read more »

Day 3 : [Materi] Teknik Pengendalian Proses dengan Distributed Control System Part I (introduction)

Bontang, 11 Juni 2009

@ Home

Temen-temen, mulai sekarang cerita KP gw akan di bagi menjadi 2, bagian 1 menceritakan ttg KP [materi] dan satunya ttg kehidupan di Bontang [kuliner], so Enjoy aja !!!

[MATERI]

Teknik Pengendalian Proses dengan Distributed Control System Part I (introduction)

by Ryvo Octaviano (PT.Pupuk Kalimatan Timur)

Sistem pengendali otomatis sudah sejak lama diterapkan pada proses-proses di dunia industri. Berbagai teknik pengendalian digunakan untuk meredam gangguan, menjamin kestabilan, dan keamanan pengoperasian serta meningkatkan efisiensi kerja. Di masa ini sistem kendali tersebut banyak diterapkan dengan menggunakan Distributed Control System (DCS). DCS banyak memberikan fasilitas dan kemudahan untuk implementasi sistem pengendalian maupun dalam pengontrolan dan monitoring proses. Sebelum membahas mengenai DCS, ada baiknya kita juga mempelajari mengenai hal dasar dalam sistem kontrol. Pembahasan meliputi dinamika proses, control loop, pengendali Proportional (P), Integral (I), dan Derivative (D).

DCS (Distributed Control System) adalah sebuah perangkat sistem otomatis untuk pabrik dalam sekala besar. Alat ini digunakan untuk memudahkan operator untuk memantau kondisi pabrik. Selain itu alat ini dapat diganakan sebagai warning system dan mengambil tindakan pertama bila terjadi kejadi khusus. DCS merupakan sistem kontrol yang mampu menghimpun (mengakuisisi) data dari lapangan dan memutuskan akan diapakan data tersebut, secara singkat DCS -> ambil/baca data + lakukan pengontrolan berdasar data tersebut. Data-data yang telah diakuisisi (diperoleh) dari lapangan bisa disimpan untuk rekaman atau keperluan-keperluan masa datang, atau digunakan dalam proses-proses saat itu juga, atau bisa juga, digabung dengan data-data dari bagian lain proses, untuk kontrol lajutan dari proses yang bersangkutan.1

1

Terdiri dari apa sajakah DCS itu?

1. Operation Console

Alat ini mirip monitor komputer. Digunakan untuk memberikan informasi umpan balik tentang apa yang sedang dikerjakan atau dilakukan dalam pabrik, selain itu juga bisa menampilkan perintah yang diberikan pada sistem kontrol. Melalui konsol ini juga, operator memberikan perintah pada instrumen-instrumen di lapangan.

2. Engineering Station

Ini adalah stasion2 untuk para teknisi yang digunakan untuk mengkonfigurasi sistem dan juga mengimplementasi algoritma pengontrolan.

3. History Module

Alat ini mirip dengan harddisk pada komputer. Alat ini digunakan untuk menyimpan konfigurasi DC dan juga konfigurasi semua titik di pabrik. Alat ini juga bisa digunakan untuk menyimpan berkas-berkas grafik yang ditampilkan di konsol dan banyak sistem saat ini mampu menyimpan data-data operasional pabrik.

4. Data Historian

Biasanya berupa perangkat lunak yang digunakan untuk menyimpan variabel2 proses, set point dan nilai-nilai keluaran. Perangkat lunak ini memiliki kemammpuan laju scan yang tinggi dibandingkan History Module.

5. Control Modules

Ini seperti otaknya DCS. Disinilah fungsi-fungsi kontrol dijalankan, seperti kontrol PID, kontrol pembandingan, kontrol rasio, operasi-operasi aritmatika sederhana maupun kompensasi dinamik. Saat ini sudah ada peralatan modul kontrol yang lebih canggih dengan kemampuan yang lebih luas.

6. I/O

Bagian ini digunakan untuk menangani masukan dan luaran dari DCS. Masukan dan luaran tersebut bisa analog, bisa juga digital. Masukan/luaran digital seperti sinyal-sinyal ON/OFF atau Start/Stop. Kebanyakan dari pengukuran proses dan luaran terkontrol merupakan jenis analog. 1

2

(1) Agfi staff

[KULINER]

Setelah bosen hanya mencari bahan dan browsing doang di perpustakaan hingga akhirnya membuat materi introduksi seperti di atas, akhirnya kami memutuskan untuk pulang kerja duluan, hehe…3x (kaburrr). Hari ini jadwal kami nggak olahraga karena udah 2 hari kita jogging + renang. So agenda hari ini adalah jalan-jalan sore keliling Bontang sambil cari tempat nongkrong asiik.

Sore itu kami mampir ke suatu daerah bernama Bontang Kuala di dekat pelabuhan. Nah di sini kalo ga salah inget ada tempat makan gorengan yg paling enak di Bontang. Ternyata bener, warung tersebut masih ada. Namanya “BASTINO”. kalo di bandingkan harga di Jawa emang cukup mahal karena 1 buah gorengan (tempe, tahu, ote2, pisang) harganya Rp 1.250,- Terus kami juga mesen Es SUSU, enak banget deh.. Maknyusss, hehe

Nah Bontang adalah kota di deket laut, sayang sekali kalo mampir ke Bontang tapi ga pernah nyicipin yang namanya Kepiting. Dibandingkan di Jakarta yang harganya > 200 ribu untuk 1 porsi ukuran jumbo. Kalo di Bontang harga 1 porsi kepiting jumbo cukup murah, terus enak lagi. Bayangkan aja capit kepitingnya sebesar telapak tangan kalian dan harganya cuma Rp 60 ribu . memang Maknyusss. Top markotop dah !! hehe..3x

Inii dia skrinsut kepitingnya :

1
4

Stay Cool and Gaul Kawan, wkwkwkwk !!

Day 2 : “Counter Strike” Time & Swimming =)

Bontang, 9 Juni 2009

@ Home


Kembali lagi dengan saya, Ryvo Octaviano, hehe…3x semoga kawan-kawan ku nan jauh di Jawa sana tidak pernah bosan membaca cerita ini setiap hari. =)

Hari ini adalah hari kedua gw kerja praktek di PT. Pupuk Kalimantan Timur. Bangun pagi seperti biasa jam 5, lalu sholat subuh. Akhirnya gw udah bisa menyesuaikan jadwal bangun dengan waktu Bontang. Tumben hari ini tidak begitu ngantuk, mungkin karena kemarin sore abis olah raga, hehe..3x

Kami berlima (tambah anak tekfis ‘06, Fahiem Fanani), tiba di kantor pukul 7 pagi. Kami mencoba menghubungi Pak Bambang yang mengurusi kami, nah beliau menyuruh kami menunggu di luar untuk bertemu Pak John. Setelah setengah jam menunggu dan Pak John belom terlihat bayangannya, kami masuk kembali ke ruangan biro SDM PKT. Akhirnya di sana, kami bertemu dengan Pak John.

Kevin : “Selamat Pagi Pak !! hari ini menu training kita ngapain?”

Pak John : “Oooh, begini Dek. Badge kalian untuk masuk ke pabrik belum selesai diurus. Jadi kalian baca-baca jurnal dulu aja di perpustakaan yah. Kalo mau ijin keluar boleh saja, tapi maksimal 2 jam”

Kami : “Oke, makasi Pak !”

waduh, feeling buruk nih. Nampaknya hari ini kita tidak ada kegiatan khusus, cuma belajar di perpustakaan. Akhirnya kami bergegas menuju ke perpustakaan. Nah, sebelum sampai di perpustakaan kami foto-foto dulu dengan miniatur pabrik PKT. Miniaturnya keren banget, sangat detil dan mirip dengan aslinya.

Nah ini dia skrinsut foto miniaturnya.

1

1 jam pertama kami asik membaca koran, hehe..3x (bukannya belajar tapi malah seneng-seneng). Banyak banget jenis koran di sini. Ada Business Indonesia, pos Kota, Kaltim Post, Tribun Kaltim, Bola, dll. Jam berikutnya kami mulai bosen, akhirnya Si Kevin membuat jaringan Ad hock di laptopnya. Haha..3x ternyata bermain itu emang menyenangkan. Kami men-share jaringan ke 4 buah laptop. Setiap laptop diinstall game “Counter Strike Condition Zero”. Suasana perpus yang tenang menjadi seperti game Center, hehe..3x kami duduk di pojok ruangan dan menggunakan headphone agar tidak menganggu orang-orang lain. Untung pas main ga bayar, jadi ga terasa aja 2 jam bermain Counter Strike, hehe..3x Gw peringkat 1 di kubu terrorist (prestasi yang cukup dibanggakan hari ini)

2

Akhirnya waktu menunjukkan pukul 10.30. Masih ada sekitar 1,5 jam lagi sebelum makan siang, kami capek bermain dan kegiatan kami dilanjutkan dengan browsing internet (buka facebook, YM, dll). Sungguh membosankan, tapi menyenang kan. Ga enak juga sih kalo hal ini sampai terjadi setiap hari. Mudah-mudahan besok pagi Badge (ijin masuk ke pabrik) telah jadi.

Nah ini dia yang di tunggu… Makan Siang !!!

kami langsung beres-beres laptop dan bergegas pergi menuju kantin PKT, menu kali ini cukup enak di bandingkan hari kemarin. Ada Ikan kakap Balado, Ayam Goreng Kalasan, Sop Rebung, Buah-buahan, dan pepes. Hari ini kami makan ber-tujuh orang, lengkap deh personil kerja praktek dari ITB. di saat makan, kami sambil cerita-cerita kegiatan selama KP. ternyata yang KP di Sisfotel (informatika) sudah mulai analisa kondisi permasalahan di PKT. Mereka mendapatkan tugas untuk membuat sistem database pengiriman barang. Gw semakin ga sabar untuk masuk pabrik ^^

457

Setelah makan, seperti biasa kami menunaikan ibadah sholat dzuhur. Lalu, lagi-lagi disuruh untuk ke perpustakaan karena badge belom jadi. Akhirnya kami kembali ke perpustakaan buat tidur siang, asiik juga tidur di perpustakaan, hehe..3x kursinya empuk =). Waktu menunjukkan pukul 3 sore, kami bangun dengan keadaan segar dan siap untuk aktivitas selanjutnya. OLAHRAGA !!!

Hari ini kami berniat untuk menggunakan fasilitas kolam renang perusahaan. Nah tapi Si Digdo dan Gede lupa bawa celana renang. Kemudian, kami langsung menuju toko penjual peralatan olahraga “Bonex”. Kami pun menuju ke toko tersebut dan belanja barang-barang yang dibutuhkan.

Setelah belanja, kami berangkat menuju kolam renang “Bukit Sintuk”.

Haha…3x tanpa malu-malu kami berenang di sana. Waduh emang awalnya aneh. Di kelompok kami, ga ada yang badannya bagus, yang kurus cuma si Gede dan Fahiem, wkwkwkwk !!! Si Digdo dengan “Dabul” nya pede banget jalan-jalan keliling kolam renang. Ckckck, makin mirip sama gorilla. Kulitnya ampe ga kelihatan karena ketutupan rambut.

Kebalikannya dengan si Kevin. Emang dasar dari ras lain, paling putih sendiri di kolam renang. Emang jarang ngelihat warga non pribumi di Bontang. Peace Vin ^^ Mesti banyak belajar berenang di Bontang Vin. Manfaatkan, mumpung gratis.

Cuma gw aja yang “atletis”, kalo dilihat pake webcam yang menggunakan image processing dan udah di edit, hehe..3x Capek banget renang selama 2 jam. Kaki gw ampe kram yang kanan dan kiri, masih terasa sampai sekarang. Yah, tapi emang mesti berkorban banyak kalo mau mendapatkan hasil yang maksimal. Ya nggak??

Ini nih skrinsut Swimming Time di Bontang

8
9
10
11

Sekian dulu cerita dari gw hari ini, Stay cool and gaul, wkwkwk !!!